BERBUAT BAIK
Di sebuah kampung terdapat
seorang remaja yang sangat baik hati ia
bernama ahmad,ia merupakan anak tunggal dan tinggal bersama kedua orang
tuanya.walaupun hidup sederhana ia tidak pernah merasa malu ,bahkan ia adalah
seorang pekerja keras ia bekerja di sebuah restoran milik temannya bahkan mereka
sudah berteman baik sejak kecil karena mereka tumbuh di kampung yang sama.
Setiap ahmad pulang bekerja ia selalu membawa makanan untuk dirinya
dan orang tuanya.seperti biasa hari ini ahmad membawa makanan untuk dirumah
tapi pada saat di jalan pulang Ahmad
melihat seorang kakek kakek yang sedang berdiri di sebuah gang kecil.kakek
kakek itu terlihat sangat bingung dan
gelisah ia seperti sedang mencari sesuatu bahkan wajahnyapun terlihat sangat
lelah .
Ahmad pun pergi menghampiri kakek kakek itu dan bertanya
sedang apa ia disini,kakek kakek itupun menjawab dengan suara yang lemah “kakek
sedang mencari alamat anaknya” mendengar itu Ahmadpun bertanya lagi “siapa nama
anak kakek? Dan di mana alamatnya? ” kakek itupun menjawab “ nama anak kakek
adalah Mita dan suaminya bernama malik” lalu ahmad bertanya lagi dimana
alamatnya kakek itupun menjawab “kakek tidak tahu”.
Mendengar pernyataan kakek kakek itu Ahmad pun kaget karena
kenapa ia bisa tidak tahu alamat anaknya lalu ahmad bertanya lagi kepada kakek
kakek itu “kenapa kakek bisa tidak tahu alamat anak kakek sendiri?”kakek itu
pun menjawab “kakek sudah tua jadi kakek mudah lupa” “lalu kenapa kakek bisa
berada disini?”kakek itupun menjawab “tadi saya berniat untuk melihat lihat
tapi saya tidak ingat kemana jalan pulangnya.”
Karena waktu sudah hampir magrib ahmad pun membawa kakek
kakek itu pulang ke rumahnya.saat sudah sampai dirumah Ahmad meminta izin
kepada orangtuanya agar kakek kakek tersebut boleh tinggal di rumah itu sampai
ada seseorang yang mengenalinya,bahkan ahmad berniat untuk membuat membuat
lembaram kertas dan akan ia sebar ke beberapa tempat supaya ada yang mengenali
sang kakek.
Orang tua nyapun mengizinkan kakek tersebut tinggal di
rumahnya . Ahmad pun bertanya kepada sang kakek apakah ia sudah makan? Sang kakek
pun menjawab bahwa ia belum makan lalu ahmad memberikan jatah makannya kepada
sang kakek Karena ia khawatir jika kakek itu tidak makan ia akan sakit walaupun
Ahmad yang harus rela tidak makan karea maknannya ia erikan untuk kakek kakek
tersebut.
Keesokan harinya ia membuat
selambaran itu dan membagikannya kepada orang orang sambil ia bekerja di
lestoran milik temannya itu.bahkan waktu istirahatnya pun ia gunakan untuk
membagikan selembaran kertas itu ke beberapa kampung yang dekat dengan tempat kerjanya.setelah
beberapa hari ia membagikan selembaran itu ada seseorang yang menghubunginya
dan ia berkata bahwa orang yang ada di selembaran itu adalah ayahnya.
Mendengar itu ahmad merasa sangat
bahagia dan menyuruh agar orang tersebut datang kerumahnya ia memberikan alamat lengkap rumahnya supaya
orang tersebut bisa dating ke
rumahnya.ahmad meminta izin kepada temannya supayang pulang lebih awal dan
temannyapun mengizinkannya.setelah diberi izin ahmadpun segera pulang
kerumahnya dan memberi tahukan kepada orang tuanya bahwa ada seseorang yang
mengenali kakek itu.
Orang yang tadi menelpon ahmad pun datang dan mencari sang kakek,saat sudah bertemu dengan sang kakek orang itu pun berterima kasih kepada ahmad dan orang tuanya,sebagai balasannya ahmadpun di tawari pekerjaan yang lebih layak.ahmad pun menerimanya dan akhirnya ia bisa hidup lebih layak dari sebelunmya.


